Kamis, 13 Oktober 2011

PSEUDOCODE

Pseudocode adalah cara untuk menuliskan sebuah algoritma secara high-level (level tingkat tinggi).

Biasanya Pseudocode dituliskan dengan kombinasi Bahasa Inggris dan notasi matematika. Biasanya sebuah Pseudocode tidak terlalu detail dibandingkan dengan program. Isu-isu detail dalam program yang sifatnya teknis tidak dibahas di dalam Pseudocode.


Komponen-komponenPseudocode, antara lain:

  1. Variabel.
      Merupakan tempat penyimpanan sebuah nilai.
  2. Perulangan (Loop).
      Teknik for-do
      Teknik repeat-until
      Teknik while-do
  3. Percabangan (branch).
      Teknik if-then
      Teknik select-case
  4. Modul.
      Procedure/Sub
      Function.
      Teknik Rekursif

Contoh Pseudocode, sederhana:

  1. Algoritma untuk menampilkan 7 buah simbol #.
    1 for i=1 to 7 do
    2 display ”#”
    3 end for
  2. Algoritma untuk menghitung faktorial dari N.
    1 iTampung=1
    2 for i=1 to N do
    3 iTampung=iTampung*i
    4 end for
    5 display ”Faktorial dari ”,N,” adalah ”,iTampung,NL
  3. Algoritma untuk menampilkan bilangan Fibonacci.
    1 f1=0
    2 f2=1
    3 for i=1 to 8 do
    4 iFibo=f1+f2
    5 display ”Angka ke-”,i,” adalah ”,iFibo,NL
    6 f1=f2
    7 f2=iFibo
    8 end for

Rabu, 12 Oktober 2011

Membuat banner blog

Bagian Pertama (Membuat Bingkai dan Teks):
  1. Buka Adobe Photoshop CS2
  2. Buka file baru dengan mengklik menu File>New. Pada kotak dialog New
a. Name: Beri nama file dengan nama Anda.
b. Width: 81 pixels
c. Height: 16 pixels
d. Resolution: 72 pixels/inch
e. Color mode: RGB 8 bit
f. Background Content: Transparent.(*)
g. Color Profile: Working RGB: sRGB IEC61966-2.1
h. Pixel Aspect Ratio: Square
i. Klik OK
  1. Perbesar ukuran window kanvas dengan menarik ujung bagian bawah.
  2. Perbesar kanvas dalam dengan menggunakan Zoom Tool (Z) (+).
  3. Buatlah background untuk banner Anda dengan menggunakan Rectangle Tool (U). Sesuaikan dengan ukuran kanvas. Jika sudah ubahlah menjadi Shape dengan mengklik menu Layer >Raterized >Shape.Buatlah bidang seleksi berbentuk Marquee (kotak) dengan menggunakan Rectangular Marquee Tool (M) di atas background lalu klik menu Edit >Clear, sehingga background Anda berbentuk list kotak (bingkai) seperti pada banner saya (contoh).
  4. Buatlah teks nama Blog Anda (contoh, Hakimtea) di tengah-tengah bingkai menggunakan Horizontal Type Tool (T). Sesuaikan ukuran teks dengan bingkai menggunakan Move Tool.
  5. Tambahkan efek Bavel and Embos dengan mengklik menu Layer >LayerStyle >Bevel and Embos (tambahkankan pengaturan lain jika Anda mau seperti drop shadow, inner shadow, outer glow, dll) klik OK jika sudah.
  6. Save dahulu pekerjaan Anda bagian pertama ini.
Bagian Kedua (Membuat Animasi Teks Banner “berkedip-kedip”)
  1. Masih di Adobe Photoshop CS2 dengan banner Anda yang sudah setengah jadi pada bagian pertama di atas.
  2. Berpindahlah sekarang ke dalam menu editing Adobe ImageReady CS2 dengan mengklik menu File >Edit in ImageReady (Ctrl+Shift+M). Tunggu sebentar, maka lembar kerja Adobe ImageReady CS2 akan terbuka.
  3. Perhatikan, untuk membuat animasi “teks berkedip” Windows Animasi harus tersedia, jika belum ada, Anda bisa memunculkannya dengan mengklik menu Window>Animation.
  4. Untuk membuat animasi, pertama-tama kita akan bekerja dengan menu Layers. Klik ikon mata pada layer teks nama Anda. Sehingga ikon mata tidak terlihat dan otomatis teks nama Anda pun tidak terlihat. Sedangkan untuk bingkai biarkan saja terlihat.
  5. Pindahlah ke jendela Animation, lalu klik ikon Duplicate Current Frame. Anda sekarang mempunyai dua frame di jendela animation. Klik ikon mata pada layer teks nama Anda sehingga terlihat. Hasilnya frame pertama teks nama Anda tidak terlihat sedangkan pada frame yang kedua teks nama Anda terlihat.
  6. Sekarang aturlah waktu “teks berkedip” pada jendela Animation. Klik pada Selects Frame Delay Time di bawah frame pertama dan kedua di jendela animation. Contoh: Beri waktu 0.5 pada kedua frame.
  7. Untuk mencoba animasi teks Anda klik Plays/Stops Animation masih di jendela animation.
  8. Kalau waktu berkedipnya sudah terasa cukup (tidak terlalu cepat juga tidak terlalu lambat)
  9. Langkah berikutnya, simpan pekerjaan Anda dengan mengklik menu File >Save Optimized (Ctrl+Alt+S). Pada Save as Type Anda pilih extensi Image Only (*.gif) klik Save.
Bagian Ketiga (Ubah File GIF Anda Dalam Bentuk URL):
  1. Untuk mengubah file gif dalam bentuk URL, Anda memerlukan web yang menyediakan layanan tersebut. Dan ternyata banyak sekali web yang menyediakan layanan secara gratisan, free atau orang malay biang ‘percuma’ ^_^ diantaranya Photobucket, servimg, dan layanan gratis lainnya. Atau jika Anda sudah memiliki account gmail Anda bisa mengaktifkan googlepages dan mengupload file photo disana, atau bisa juga dengan menggunakan layanan Picasa dengan menggunakan account gmail juga.
  2. Namun untuk mempermudah saya anjurkan untuk menggunakan layanan dari servimg karena Anda cukup mendaftar dengan account email yang manapun dan tanpa adanya email aktivasi. Cukup mendaftar, login dan Anda bisa langsung mengupload photo.
Bagian Keempat (Memasang Banner Di Blog Sendiri dan Menyediakan Tag HTML untuk Tukar Link)
  1. Diantara keempat bagian ini, rasanya bagian terakhir yang paling menarik dan mendebarkan ^_^. Khususnya untuk saya. (karena salah sedikit saja memberikan tag HTML bisa hancur semuanya)
  2. Ok, setelah mempunyai URL banner, Anda memerlukan Tag HTML agar bisa disimpan pada elemen html yang ditempatkan di sidebar blog sekaligus untuk memudahkan bertukar link. Dan saat seseorang mengklik banner Anda di blog lain (yang telah bertukar link) langsung di arahkan menuju blog Anda, seperti halnya di bawah,
hakimtea.com
Tukeran Link Yuk…!
Silahkan copy kode di atas…!
Saya akan segera link balik…!
Tag HTMLnya sebagai berikut,
<center>
<a href="URL-BLOG-ANDA"><img border="0" alt="NAMA-ANDA.BLOGSPOT.COM" src="URL-GAMBAR-ANDA"/></a><br/>
<textarea rows="3" cols="15" name="code"><a href="URL-BLOG-ANDA"> <img border="0" alt="NAMA-ANDA.BLOGSPOT.COM" src="URL-GAMBAR-ANDA"/> </a>
</textarea><br/>
Tukeran Link Yuk...! <br/>Silahkan copy kode di atas...!<br/>Saya akan segera link balik...!
</center>
Anda tinggal mengganti:
  • URL-BLOG-ANDA: (contoh, URL blog saya yang “dulu” http://hakimtea.blogspot.com)*
  • NAMA-ANDA.BLOGSPOT.COM: (contoh nama blog saya, Hakimtea.Blogspot.Com)*
  • URL-GAMBAR-ANDA: (contoh URL gambar saya, http://i27.servimg.com/u/f27/11/83/04/92/banner10.gif)*
* NOTE: perhatikan pergantiannya 2 kali; satu agar tampil langsung sebagai banner Anda dan yang satu lagi tampil di teks area untuk memudahkan blogger lain mengcopy-paste kode HTML banner Anda.
Sebagai contoh saya masukan URL Blog, Nama blog, dan URL gambar “saya” ke dalam tag HTML di atas, maka kodenya jadi seperti di bawah ini,
<center>
<a href="http://hakimtea.blogspot.com"><img border="0" alt="hakimtea.blogspotcom" src="http://i27.servimg.com/u/f27/11/83/04/92/banner10.gif"/></a><br/>
<textarea rows="3" cols="15" name="code"><a href="http://hakimtea.blogspot.com"> <img border="0" alt="hakimtea.com" src="http://i27.servimg.com/u/f27/11/83/04/92/banner10.gif"/> </a>
</textarea><br/>
Tukeran Link Yuk...! <br/>Silahkan copy kode di atas...!<br/>Saya akan segera link balik...!
</center>

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhzmDpoIRaSZIJt8rAP6O65EgXKizX5vM1HPp9RyXThNvr0LJHcvZDJqBYHHx8Ivh9z0qGsmWnegTUN1x_PPgYvDGkKtxfAlwGxqfPRBM1Iz-mBXMiM689FuO5vGUoMogLYISfqLAyn5vVW/s320/windows-150x150.jpg
Sistem operasi komputer adalah software berupa program komputer yang mengatur operasi dasar komputer. System operasi mengontrol berbagai proses komputer, seperti menjalankan program spreaddheet, contohnya Microsoft excel atau mengakses informasi dari memory komputer. Selain itu, sistem operasi menerjemahkan perintah berupa teks atau grafik yang memungkinkan pengguna berkomunikasih dengan komputer.

Dalam mengatur operasi dasar komputer, sistem operasi menjalankan beberapa fungsi.

1. Manajemen processor
Memecahkan tugas yang harus dikerjakan kedalam perintah yang lebih kecil dengan prioritas tertentu sebelum mengirimkanya ke prosesor.

2. Memanajemen memori
Mengoordinasikan aliran data yang masuk dan keluar ram dan menentukan kebutuhan penyimpanan data melalui virtual memori

3. Manajemen device
Berfungsi sebagai penghubung antar piranti yang terkoneksi dengan komputer, termasuk mengatur dan memanipulasi perangkat keras (hardware) komputer, seperti hardisk, printer, disk, keyboard, mouse dan monitor.

4. Memanajemen storage
Mengelola file pada berbagai media penyimpanan seperti floppydisk, hard drive, compact disk, (cd), dan tape serta mengelola kemungkinan hilangnya data.

5. Application dan user interface
Sistem operasi dapat menyediakan komunikasi standart dan pertukaran data antar-software program komputer. Selain itu, sistem operasi juga menyediakan antarmuka (interface) bagi penggunaan sehingga lebih mudah dan efektif dalam menggunakan komputer.

6. Firewall
Memelihara keamanan sistem, khusus pada jaringan yang membutuhkan kata sandi (password) dan penggunaan id. Fungsi ini sangat dibutuhkan terutama saat kita berkomunikasih dengan penggunaan lain melalui internet, yaitu melindungi data terhadap kemungkinan diakses oleh penggunaan lain.


Umumnya sistem operasi terdiri dari atas beberapa bagian, yaitu mekanisme boot (meletakkan karnel ke dalam memori)kernel (layanan sentral dari sebuah sistem operasi, command interpreter(bertugas membaca input data dari pengguna), library (menyediakan kumpulan fungsi dasar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain), serta drive (berinteraksi dan mengontrol kerja hardware eksternal seperti keyboard dan monitor).

Setelah komputer dinyalakan akan menjalankan program bootstrap loader yang mencari dan melakukan proses loading kernel sistem operasi ke memori. Kernel. Adalah layanan sentral pada sistem operasi yang sangat dibutuhkan oleh bagian lain sistem operasi dan aplikasi. Kernel bertanggung jawab dalam pengaturan memori, terjadwal tugas dan proses, serta mengatur akses dan sistem kerja disk. Kernel merupakan bagian dari sistem operasi yang pertama kali dijalankan dan ditempatkan pada memori utama ketika komputer dinyalakan.

Sistem informasi menyediakan software diatas software aplikasi sehingga komputer dapat digunakan. Jadi, software software aplikasi hanya dapat dijalankan setelah sistem operasi berjalan. Selain itu program aplikasi hanya dapat dijalankan pada sistem operasi tertentu. Artinya, program aplikasi yang dijalankan pada komputer yang menggunakan sistem operasi windows tidak dapat dijalankan pada komputer yang menggunakan sistem operasi linux. Atau sebaliknya. Akan tetapi pada umunya sekarang ini sistem operasi memungkinkan beberapa aplikasi berjalan secara simultan pada waktu yang bersamaan. Kemampun sistem operasi disebut juga multitasking. Misalnya saat kita menggunakan muzik dengan menggunakan winamp sambil mengetik dengan Microsoft word. Sistem operasi multitasking 32 bit pertama kali dikembangkan oleh Microsoft dan IMB untuk digunakan pada prosesor intel 80386, yaitu OS/2 dan windows. Sistem operasi utama yang digunakan pada personal komputer. (pc) terbagi menjadi 3 kelompok besar, yaitu kelompok windows, unix dan mac os. Contoh kelompok windows antara lain windows desktop environment (versi 1,x-3,x), windows 9x(windows 95, 98 dan windows me), serta windows nt(windows NT .x dan 4.0, windows 2000, windows XP, windows 2003, dan windows vista yang dirilis tahun 2007) dan ini contoh kelompok unix adalah SCO unix, BSD (berkelay software distribution), GNU/Linux, MAC OS/x(dikenal dengan Darwin), dan GNU/Hurd. Mac os merupakan sistem operasi untuk keluaran apple yang umunya disebut mac atau macintosh. Sistem operasi yang terbaru adalah MAC OS X versi 10,5(leopard).

Selasa, 11 Oktober 2011

Ini dia perbedaan Processor Intel Core i3, i5, dan i7



Intel sudah agak lama merilis processor terbarunya yaitu Intel core i7, kemudian disusul i5 dan i3. Yang perlu diperhatikan nanti Intel ga bakal pake lagi brand core 2 duo dan core 2 quad, sedangkan brand pentium dan celeron bakal dipertahankan. Terus kalo brand centrino mereka bakal pake di produknya yang berbasis Wifi dan Wimax, jadi ga bakal lagi kita nemuin notebook dengan brand Intel Centrino.

Lalu apa perbedaan dari ketiga produk barunya tersebut? Intinya sih core i3 ditujukan buat Entry Level, core i5 buat mid level, kalo core i7 buat High Level. Terus ketiganya bakal ditanam di dekstop maupun notebook. Selain itu, core i5 dan i7 mengadopsi fitur “Intel Turbo Mode Technology” dimana fitur ini akan mematikan core yang tidak dipakai ketika memproses aplikasi yang hanya membutuhkan single thread, ketika memproses aplikasi single thread, processor akan mengoverclock aliran thread data yang berjalan di atasnya sehingga pemrosesan lebih cepat, sedangkan jika memproses aplikasi yang bukan single thread, core tersebut akan hidup kembali.

Berikut deskripsi lebih jelasnya mengenai ketiga produk ini:

Intel Core i7

Core i7 sendiri merupakan processor pertama dengan teknologi “Nehalem”. Nehalem menggunakan platform baru yang betul-betul berbeda dengan generasi sebelumnya. Salah satunya adalah mengintegrasikan chipset MCH langsung di processor, bukan motherboard. Nehalem juga mengganti fungsi FSB menjadi QPI (Quick Path Interconnect) yang lebih revolusioner.



Intel Core i5

Jika Bloomfield adalah codename untuk Core i7 maka Lynnfield adalah codename untuk Core i5. Core i5 adalah seri value dari Core i7 yang akan berjalan di socket baru Intel yaitu socket LGA-1156. Tertarik begitu mendengar kata value ? Tepat ! Core i5 akan dipasarkan dengan harga sekitar US$186.

Kelebihan Core i5 ini adalah ditanamkannya fungsi chipset Northbridge pada inti processor (dikenal dengan nama MCH pada Motherboard). Maka motherboard Core i5 yang akan menggunakan chipset Intel P55 (dikelas mainstream) ini akan terlihat lowong tanpa kehadiran chipset northbridge. Jika Core i7 menggunakan Triple Channel DDR 3, maka di Core i5 hanya menggunakan Dual Channel DDR 3. Penggunaan dayanya juga diturunkan menjadi 95 Watt. Chipset P55 ini mendukung Triple Graphic Cards (3x) dengan 1×16 PCI-E slot dan 2×8 PCI-E slot. Pada Core i5 cache tetap sama, yaitu 8 MB L3 cache.

Intel juga meluncurkan Clarksfield, yaitu Core i5 versi mobile yang ditujukan untuk notebook. Socket yang akan digunakan adalah mPGA-989 dan membutuhkan daya yang terbilang cukup kecil yaitu sebesar 45-55 Watt.



Intel Core i3

Intel Core i3 merupakan varian paling value dibandingkan dua saudaranya yang lain. Processor ini akan mengintegrasikan GPU (Graphics Processing Unit) alias Graphics On-board didalam processornya. Kemampuan grafisnya diklaim sama dengan Intel GMA pada chipset G45. Selain itu Core i3 nantinya menggunakan manufaktur hybrid, inti processor dengan 32nm, sedangkan memory controller/graphics menggunakan 45nm. Code produk Core i3 adalah “Arrandale”.


Berikut Tabel Detail mengenai ketiga produk ini:

codebase

CodeBase Database Tools For Programmers
Search   
Advanced Search
products   order   consulting   reviews   downloads   links   support   contact   about us    home  
• Products Home

• Product Comparison

• Windows & .NET
  - C/C++, C++.NET, C#
  - Visual Basic, VB.NET
  - Delphi
• Windows CE
• SQL 2.0 for Windows
  - ADO / ADO .NET
  - ODBC
• Linux
• UNIX
• Java
• Java - JDBC/SQL
• Kylix
• DOS, Excel,
  PowerBASIC,
  Perl, Python

• CodeBase Subscription
• File System
• 64-bit Support
• VCL Components
  - C++ Builder
  - Delphi
• CodeBase File Utility
• RapidSort
• CodeBase File System
• 3rd Party Tools
CodeBase

Product Features

Flexible Engine API

The CodeBase Engine API provides comprehensive database functionality under all popular development environments and operating systems. You get a complete set of high and low-level capabilities. High-level functions let you accomplish a lot in a single function call while low-level functions let you do precisely what you want.
Furthermore, the Engine API is easy to learn. This is because of its modular well organized design, intuitive function names, and full documentation. It includes a comprehensive User's and Reference Guides with lots of examples.

Blazing Access Speed - Turbo-charges your applications

Our high performance database engine allows you to query millions of records in a single second. You can perform bulk appends, edits and deletes at speeds that are impossible with other products. We even expose our 'low-level' API to give you every opportunity to tweak your application for maximum speed. CodeBase includes full support for multi-threaded standalone and client/server applications. You can see how fast CodeBase will work for you by reviewing some of our speed demo benchmark results, or experience it yourself by downloading our speed demo. Also, you can refer to our Precision Query Technology.

Portability - Added flexibility

Does your application need to run on more than one platform? If so, you'll be glad to know that there are versions of CodeBase available for every major operating system including Windows Server 2003, 2008, Windows 7, Vista, XP, 2000, NT, Me, 98, CE, Macintosh, Linux, and a variety of UNIX platforms including Solaris, SunOS, HP-UX, AIX, SCO and others. 64-bit operating system support is also available.
The CodeBase Engine API is virtually same between all supported programming languages, allowing ease of development in more than one language.

FoxPro, dBASE & Clipper File Compatibility: A High-Performing Standard

CodeBase-powered applications are multi-user file compatible with FoxPro, dBASE and Clipper (xBASE). You can read and write the data, index and memo files of xBASE at the same time as applications written in xBASE. Enjoy great performance using xBASE files for several reasons. First, the internal xBASE algorithms are simple and efficient, and the database files compress well which minimizes disk I/O. The format also lets you split a database across different disk drives allowing you to increase disk I/O throughput as much as necessary. Finally, operating system disk defragmentation utilities work excellently on xBASE files which allows maximum efficiency.
The xBASE database format is one of the most popular in the world. Thousands of software products either use or import/export data in the xBASE format. Consequently, you can use CodeBase with many development tools and applications.
SQL programmers will appreciate the unique record number field with super fast record retrieval (no index is required) and no storage overhead. One last benefit for xBASE programmers is that the corresponding API option will be intuitive and easy to use.

Client/Server

Access databases across your network or across the Internet. Take advantage of the performance, stability and remote administration of client/server. More...

Very Easy to Deploy - Reduces distribution and update headaches

Installing or updating applications built with the CodeBase Native API is incredibly easy! Simply deliver a single DLL, or even statically link CodeBase into your C/C++ applications for zero runtime files. Even under client/server, there are only a few extra files required in order to run the entire database server. Unlike Microsoft and other's database products, there are no registry entries required, no system DLLs that need to be replaced, no DLL Hell, and no requirements to ship a host of run-time files either. CodeBase makes delivery of database applications SIMPLE!

Web-Ready

CodeBase can be used to make your databases available on your web site or corporate intranet using a number of different methods. More...

Small Footprint - Keeps .EXEs small and loads fast

Not only is CodeBase fast, but it is also very compact. This means your executables load faster, and use less system resources. Smaller programs can even help your apps run faster by helping to avoid the disk swapping that occurs when operating systems like Windows runs out of available memory. CodeBase applications are typically smaller than a tenth the size of similar applications written with FoxPro, dBASE, Visual Basic, Delphi, or even the standard database engines bundled with most compilers. For constrained environments such as PDAs or embedded devices, you can make your applications even smaller by using CodeBase for Windows CE.
Programmers with specific needs can reduce the footprint of CodeBase even more. By setting one or more conditional compilation directives, you can remove unneeded functionality from CodeBase.

Precision Query Technology™

With our Precision Queries, you get a unique combination of speed, high level functionality and control. The speed partly comes from sophisticated Bit Optimization, indexing, compression, and bulk data transfer algorithms; in addition, a clever programmer can improve the speed even more by controlling precisely how the indexes are used. Other examples of how Precision Control can be used to improve speed and to get exactly the result you want are as follows:
  • Search to a specific position in the query and continue from that position. Very little work is done by the computer to move to the starting position.
  • Navigate forward and backward.
  • Sort and filter with or without indexes.
  • Move through the master table and look up other tables in the query under program control.
  • If a record, in a table being looked up from another table, is missing you can control whether that composite record is skipped, whether to go to the next closest record, whether an error is generated, or whether the missing record is replaced by a temporary record of nulls and blanks.
  • Quickly count the number of records in the result set.
  • Indexes can be utilized based on partial index keys.

Scalability - Protect your investment

There is no better way to protect your programming investment than by using a fully scalable database engine. CodeBase scalability means that you can take the same program source code and have it function as either a single- user, networked multi-user or client/server application. With CodeBase, all you have to do is switch DLLs or link with a new library, and you instantly get the functionality you need, without ever having to alter your code! CodeBase grows along with your application's needs.

Very Large Table Support

The maximum table size is 2.1 billion records.
In addition, compression support can be used to save disk space and improve performance.
The maximum size of index files, which contain sort information, is 4096 gigabytes. We estimate that a table containing 128 indexes, each built on a 60 character field, could support approximately 2 billion records.
Furthermore, a single memo field, which contains variable length string or binary data, can be as large as 4 Gigabytes.
Read more about CodeBase maximum limits.

Support for International Languages

CodeBase broadens the reach of your applications by including support for international languages including, French, German, Modern Spanish, Portuguese, Italian, Swedish, Norwegian, Finnish and Japanese.
We can easily add support for more collating sequences, so if you need support for a new collating sequence with CodeBase, simply let us know.

Source Code Included

CodeBase includes source code to the Engine API absolutely free. This protects your investment by allowing you to rebuild the library with any changes you might need. It also means you can quickly eradicate any bugs by immediately applying fixes from our tech department and simply rebuilding the CodeBase engine.
 Features
Flexible Engine API
High Performance
Portable
FoxPro/dBASE/Clipper File Compatible
Client/Server
Easy Deployment
Web-ready
Small Footprint
Precision Query Technology™
Scalable
Large Tables
International Languages
Source Code Included
CodeBase Administrator
Royalty-Free Distribution
30 Day Money Back Guarantee
Free Technical Support
Custom Consulting Services Available
 
 
 
 
Sequiter Inc.

Jumat, 07 Oktober 2011

Batere berperan penting dalam kehidupan kita terutama batere banyak digunakan di ponsel dan notebook. Banyak orang yang tidak tahu bagaimana merawat batere agar awet dan bertahan lama. Ini adalah beberapa tips yang dapat membantu anda untuk memperlakukan batere notebook dengan benar
1. Isi Ulang
Jika dilihat dari sejarahnya ada dua gnerasi batere yaitu awalnya Ni-Cad (nickel Cadmium Battery) dan disusul Ni-MH (Nickel Metal Hydride), namun saat ini semua jenis notebook menggunakan jenis Li-Ion. Ini tidak lepas dari kelebihan Li-Ion, mulai dari dayanya yang besar. Lebih ringan dan lebih pintar.
Jika berbicara batere Li-Ion factor yang mempengaruhi kualitasnya adalah cara melakukan isi ulang. Sebenarnya , sebuah batere Li-Ion bisa diisi ulang sebanyak 300-500 kali. Tipsnya adalah Hindari mengisi batere ketika dayanya benar-benar habis, karena ini akan membuat tegangan kimia didalam batere yang ujung-ujungnya membuat kualitas batere menurun.
Intinya : Langsung Charge batere ketika batere sudah mendekati habis , lalu lakukan proses kalibrasi setiap 30 siklus dengan cara menghabiskan seluruh dayanya.

2. Hindari Panas
Selain proses pengisian, factor yang mempengaruhi kuliatas batere adalah panas. Karena itu hindari menyimpan notebook atau ponsel anda dalam keadaaan panas, seperti didalam mobil yang sedang parker, kebiasaan jelek yang sering kita lakukan adalah memasukan notebook kedalam tas atau sarung penyimpan meski notebook masih dalam keadaan panas, lebih baik biarkan notebook dingin dulu, baru masukkan ke tas sehingga panas tidak terjebak didalamnya. Hindari menggunakan notebook diatas permukaan yang tidak rata atau ditemoat tidur, lengkungan kasur akan mengurangi sirkulasi udara notebook dan panas aka terjebak didalamnya da berakibat buruk kekomponen didalamnya.
Proses isi ulang juga sebenarnya menimbulkan panas, jadi jika batere sudah penuh namun notebook sedang digunakan dan tercolok ke jala-jala listrik, lebih baik sebenarnya batere dicopot. Namun harus dipertimbangkan bahwa batere juga bertindak sebagai UPS yang akan menjaga notebook dari listrik yang tidak stabil atau mati tiba-tiba. Jadi jika terpikir untuk mencabut batere demei keawetan batere ada baiknya anda menggunakan stabilizer atau UPS untuk melindungi notebook anda.

3. Jika anda berniat menyimpan batere dalam waktu lama, sebaiknya anda simpan dalam kulkas. Sebenarnya Li-Ion bisa membeku dibawah suhu -20derajat celcius, namun tenang sja, tidak ada kulkas rumahan yang sedingin itu. Yang perlu juga dicatat jangan pernah menyimpan batere dalam keadaaan kosong untuk jangka waktu yang lama. Batere tetap butuh daya untuk tetap mengaktifkan sirkuit proteksi selama tidak digunakan. Sebaiknya isi batere sekitar 40% dari kapasitas totalnya. Rata-rata batere Li-Ion akan rusak 2-3 tahun dan durasi ini juga berlaku bagi batere yang tidak terpakai jadi apapun itu yang penting anda melakukan safety sehingga umur batere anda akan lebih awet.

Selasa, 04 Oktober 2011

setting telkom flash

HuaweiE220Setting
HuaweiE220Setting
*
HUAWEI E620
  • Setelah menginstall driver, buka program HUAWEI 3G Datacard
  • Klik icon Setting (icon di deretan bawah, nomor 2 dari kanan), kemudian buka tab Connection dan klik New untuk membuat profil baru
  • Isikan pengaturan seperti di bawah ini
    Huawei E620 Setting
    Huawei E620 Setting
*
ZTE MF320/330
  • Install driver yang disediakan bersama paket penjualan kemudian buka program UMTS GPRS Wireless Card
  • Klik icon Setting (icon obeng di deretan atas; nomor 6 dari kiri), kemudian buka tab Config File dan klik Add untuk membuat profil baru
  • Isikan parameter berikut ini, klik OK, kemudian set profil tersebut sebagai default profil dengan klik Set Default
    ZTE Setting
    ZTE Setting
*
OPTION GlobeTrotter
  • Buka program GlobeTrotter Mobility Manager
  • Klik icon Setup (icon obeng di deretan icon bagian atas). Akan muncul kotak dialog New Profile Wizard. Pilih Set up my profile manually pada pilihan set up dan pilih 3G/GPRS pada jenis profil yang akan dibuat
  • Isikan parameter berikut ini
    OPTION Setting
    OPTION Setting
  • Pada halaman muka, akan tercipta icon profil Tsel Broadband. Klik kanan icon tersebut, kemudian klik Set as default profile.
*
NOVATEL Wireless MERLIN
  • Buka program  Mobilink
  • Klik icon bergambar tiga-garis-biru di bagian kiri atas interface program kemudian pilih Profile Manager.
  • Buat profil baru dengan memilih tombol Newdan isikan parameter berikut
    Novatel Setting
    Novatel Setting
    Novatel Setting
    Novatel Setting
*
SIERRA Wireless Aircard
  • Buka program Aircard 800 Series Watcher
  • Klik menu Tools kemudian pilih Connections untuk melakukan pengaturan koneksi, dan klik Add untuk membuat profil baru
  • Lakukan konfigurasi seperti pada gambar berikut
    Sierra Setting
    Sierra Setting
  • Klik radio button di kanan profil Tsel Broadbanduntuk mengesetnya sebagai default profile.
    Sierra Setting
    Sierra Setting
*
Handset Nokia
  • Pastikan Nokia PC Suite telah terinstall di PC kamu
  • Buka program Nokia PC Suite
  • Sambungkan ponsel ke PC melalui kabel data/bluetooth/infrared (koneksi dengan kabel data lebih stabil) dan pilih opsi PC Suite pada HP
  • Klik icon Connect to the Internet (gambar bola dunia) untuk membuka aplikasi One Touch Access
  • Klik icon Configure untuk melakukan  konfigurasi setting
  • Pilih modem/ponsel yang kamu gunakan
    Nokia Setting
  • Klik radio button Configure the connection manually untuk melakukan pengaturan manual
    Nokia Setting
  • Isikan parameter seperti di bawah ini dan klik icon Finish (icon bergambar centang)
    Nokia Setting
*
Handset Sony Ericsson
  • Pastikan Sony Ericsson PC Suite telah terinstall di PC kamu
  • Buka program Sony Ericsson PC Suite
  • Sambungkan ponsel ke PC dan pilih opsi Phone mode pada ponsel
  • Pada tampilan muka PC Suite, klik icon Mobile Networking Wizard (gambar bola dunia, tongkat sihir, dan bintang)
  • Klik menu File kemudian pilih New Connection…
  • Pilih Packet Switched Data
  • Masukkan Connection Name dan centang checkbox Make this your default connection
  • Pilih Manual mode untuk jenis pengaturan
  • Masukkan parameter berikut
    Sony Ericsson Setting
  • Untuk pengaturan lebih lanjut klik Advanced Settings
*
Perangkat lain
Untuk perangkat lain, sebenarnya settingannya hampir sama. Perbedaannya hanya pada interface program/driver dari device tersebut. Pengaturan tersebut meliputi
  • Connection name: Tsel Broadband
  • Authentification number: *99#
  • Authentication protocol: CHAP
  • Username dan password: (dikosongi saja)
  • APN Settings: Static
  • APN (Access Point Name): flash (untuk time based) atau internet (untuk volume based)
  • IP, DNS,  dan WINS setting: Dynamic